Kamis, Februari 25, 2010

TERJEREMBAB KEPASTIAN

berlalu hari dengan keraguan
semakin aku ingin menghindari
saat itu pula aku mendapati
terjerembab dalam kepastian

sepenggal catatan kenangan akan dirimu
tak akan berlalu tiap surya tenggelam
pun ketika mataku terlelap
masih kupungut sisa serpihan
bayangmu hadir di pelupuk mata

semakin kupangkas kepastian ini
agar bisa habis rata dengan bumi
ternyata bertambah meninggi...

Selasa, Februari 16, 2010

Selasa, Februari 02, 2010

HUJAN UCAPAN


Aku tidak menyangka, sebegitu perhatiannya temen-temen atas hari lahirku. Ucapan beruntun via facebook dimulai bahkan sebelum hari lahirku (katanya dp dulu...) Ada-ada saja. Ini bukti jejaring sosial di dunia maya ini sungguh menjadi alat komunikasi yang efektif. Terimakasih atas perhatian dan doa teman-teman semua... Ilove you all my friends.. GBU

Sabtu, Januari 30, 2010

Jahanam Itu Masih Berkeliaran...

Kutulis status di facebook beberapa waktu lalu, Jahanam itu masih berkeliaran mencari mangsa. Waktu itu memang aku sedang teringat Si Jahanam yang menyamar..:)) Komentar dari temen-temen banyak juga, cukup menghibur aku. Ada yang bertanya, "Weittt..makhluk apaan itu..??" Hihi...makhluk yang menyeramkan tentunya sampai aku bergidik. Ada juga menulis,"Emang belum ketembak?" ohhhhh...memangnya harus mati ya? Tapi ada yang bilang gini, "Jahanam kok dipikir", Yes. Kok dipikir? Kayaknya emang lebih baik ditembak aja ya daripada dipikir. Ada teman yang baik lho. Dia nulis,"Kok nesu ngono to...tak enteni nang ym yo..."

Ternyata masih ada orang baik ya. Aku pikir dunia kebaikan sudah runtuh dengan realita yang sudah aku terima. Ternyata masih ada yang perhatian. Aku pikir itu telah menjadi beku. Sesaat lalu dunia terasa gelap bagiku. Semua semu dan kebohongan mengitarinya. Namun saat kubuka mata, aku dikelilingi pancaran kasihNya.

Selasa, Januari 26, 2010

KETIKA ENGKAU DATANG

Ketika engkau datang
tawarkan bahagia untukku
ketika itu kusambut tanganmu
dengan seluruh jiwa ragaku

jalani hari bersamamu
bahagia, tawa, suka, ceria
duka, tangis, kesal, marah
warnai sejarah hidup
serasa melayang dan melambung
yang ada hanya sayang

ukiran itu kini tiada arti
terhempas aku mendapati
penghianatan selama ini

tiada hari tanpa tangis kudapati
terasa berat aku jalani
sia-sia, sia-sia, sia-sia
semuanya terbukti dan nyata
bahwa engkau tidak cintai aku

SEGALA CARA

aku coba segala cara
untuk bisa lupakanmu

kebodohan yang kuperbuat
sungguh kusesali kini
tapi tak ada bubur yang enak
terasa pahit dan asam

betapa hidup ini jahat
dengan adanya titik hitam
pemberianmu

kutertatih merangkak
belajar tegak kembali
menatap hidup yang ternyata
tidak semua hitam

bersama cinta yang kudapat
dari teman dan sahabat
kuukir senyumku kembali